Kamis, 25 Februari 2021 20:35

Bikin Warga Desa Jadi Miliarder Baru, Segini Dana Pembebasan Lahan Kilang Minyak NGRR Tuban

Selasa, 23 Februari 2021 15:19 WIB
Editor: Gunawan Wihandono
Wartawan: Gunawan Wihandono
Bikin Warga Desa Jadi Miliarder Baru, Segini Dana Pembebasan Lahan Kilang Minyak NGRR Tuban
Kadek Ambara Jaya, Presiden Direktur PT PRPP. (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Tak kurang dari Rp2 Triliun anggaran telah dikeluarkan PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) untuk pembangunan proyek kilang minyak New Grass Root Refinery (NGRR) di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Tak ayal, dengan jumlah uang sebesar itu, membuat Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu menjadi desa atau kampung miliarder dan viral di media sosial beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan Presiden Direktur PT PRPP Kadek Ambara Jaya saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Selasa (23/2/2021).

“Totalnya cukup banyak, Mas. Untuk membebaskan tanah warga, ya di atas Rp2 triliun lah,” ujar Kadek.

Pria kelahiran Bali ini menjelaskan, seluruh proses pembayaran ganti rugi lahan kepada warga telah diselesaikan. Dalam proyek patungan Pertamina dengan perusahaan minyak dari Rusia Rosneft tersebut, terdapat tiga desa yang masuk dalam peta penentuan lokasi (penlok), yakni Desa Sumurgeneng, Wadung, dan Kaliuntu. Dari tiga desa tersebut, total lahan yang dibutuhkan seluas 348 hektare.

“Pembayaran uang ganti rugi sudah selesai semua, dan prosesnya kita berdamai dengan warga,” imbuhnya.

Di samping itu, pihaknya telah menyediakan tanah seluas 20 hektare untuk menjadi tempat relokasi warga yang rumah dan tanahnya masuk rencana pembangunan kilang minyak. Namun demikian, tak lebih dari 32 kepala keluarga (KK) yang bersedia menempati lahan yang telah disediakan tersebut.

“Yang ikut relokasi di lahan yang disediakan tak lebih dari 32 kepala keluarga. Selebihnya mereka telah melakukan pembelian tanah secara mandiri dengan uang dari ganti rugi, ada yang pengen di tempat lain bersama keluarganya,” tuturnya.

BACA JUGA: Borong 176 Mobil Baru dan Mewah, Desa di Tuban Mendadak Jadi Kampung Miliarder

Sementara itu, Kepala Desa Sumurgeneng Gianto mengatakan, di desanya terdapat 225 warga yang viral menjadi miliarder karena telah melepaskan tanahnya kepada Pertamina dari jumlah seluruhnya 840 KK. Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 225 warganya yang mendadak menjadi miliarder dan memborong mobil secara serentak setelah mendapat ganti rugi lahan dari Pertamina. Selebihnya, dipergunakan untuk merenovasi rumahnya.

"Ada 225 warga yang menjadi miliarder dari uang ganti rugi. Tanah mereka dibeli dengan harga Rp600 ribu sampai Rp800 ribu per meternya. Ada yang digunakan membeli mobil, tanah, dan memperbaiki rumah," ujar Gianto.

Sekadar informasi, pembangunan kilang minyak Tuban membutuhkan lahan sekitar 841 hektare. Dari jumlah itu, luas lahan KLHK sekitar 348 hektare, luas tanah masyarakat dan desa seluas 348 hektare, dan tanah Perhutani sekitar 109 hektare. (gun/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Kamis, 25 Februari 2021 07:52 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dahlan Iskan, wartawan kondang ini memang punya wawasan luas tentang ekonomi. Maklum, ia punya background sebagai pengusaha sukses. Bahkan mantan menteri BUMN. Maka ketika menulis tentang revaluasi aset negara sangat...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 20 Februari 2021 09:40 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...