Kundari Prisusanti, Ketua PWI Ngawi. (foto: ist)
NGAWI, BANGSAONLINE.com - PWI Ngawi mengecam aksi kekerasan yang menimpa Jurnalis Tempo di Surabaya dan Jurnalis JTV di Situbondo saat melakukan tugas jurnalistik. Hal ini disampaikan Ketua PWI Ngawi Kundari Prisusanti dalam acara Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Ngawi, Selasa (30/3/2021).
"Kita mengutuk keras dan prihatin dengan maraknya aksi kekerasan yang menimpa jurnalis saat bertugas di Jawa Timur," jelas Kundari saat ditemui BANGSAONLINE.com.
BACA JUGA:
- PWI Cup 2026 Dimulai: Sinergi Kuat Insan Pers dan Birokrasi Ngawi Lewat Lapangan Voli
- Demi Stabilitas dan Pembangunan Daerah, PWI Ngawi Jalin Sinergi dengan Forkopimda
- M. Zainal Abidin, Wartawan HARIAN BANGSA, Resmi Nahkodai PWI Ngawi Periode 2025-2028
- Pengurus Baru PWI Ngawi Tingkatkan Sinergitas dengan Stakeholder
Kundari berharap agar elemen masyarakat dapat memberikan ruang pada jurnalis saat melakukan liputan. "Semoga tindak kekerasan yang menimpa wartawan tidak terjadi di wilayah Ngawi," jelasnya.
Kundari juga berharap kepada para pemangku kebijakan maupun dari aparat penegak hukum untuk dapat memberikan ruang bagi awak media dalam berkarya di bidang jurnalistik.
"Nantinya kita akan menggelar semacam FGD untuk membahas dan menghindari tindak kekerasan yang sering menimpa wartawan," pungkasnya. (nal/sof/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




