Sabtu, 08 Mei 2021 21:08

Motor vs Pikap, Satu Pengendara Motor Asal Bangilan Tuban Tewas di TKP

Rabu, 07 April 2021 16:39 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
Motor vs Pikap, Satu Pengendara Motor Asal Bangilan Tuban Tewas di TKP
Kecelakaan di Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, melibatkan pengendara sepeda motor dengan pikap, Rabu (7/4/2021). (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kecelakaan merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tuban. Kali ini, terjadi di Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, melibatkan pengendara sepeda motor dengan pikap, Rabu (7/4/2021).

Akibatnya, Choerul Anam (38), pengemudi sepeda motor asal Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban meninggal dunia.

"Korban tewas seketika di lokasi kejadian," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistiyo.

Ipda Eko menjelaskan, awalnya korban mengendarai sepeda motor bernomor polisi S 7713 LE yang berjalan dari arah barat dengan kecepatan sedang.

BACA JUGA : 

Tabrak Truk Tronton, Pengendara Motor di Tuban Tewas di Tempat

Kasihan, Hidup Sendirian, Pria di Tuban ini Ditemukan Tewas di Sofa

Coba Kelabui Petugas, Dua Pemudik Cantik asal Surabaya Dihadang di Tuban

Bawa Pemudik Masuk Tuban, Sopir Travel Gelap Asal Malang Diisolasi

Diduga karena kurang waspada ketika hendak mendahului kendaraan di depannya, sehingga motor korban melaju di lajur kanan. Nahas, pada saat bersamaan melaju pikap bernomor polisi S 9455 HI yang dikemudikan Susning (43), Warga Desa Ngampelrejo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban dari arah berlawanan.

"Karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan sudah tidak bisa dihindari. Dugaan sementara karena korban kurang berhati-hati saat berkendara," imbuhnya.

Selanjutnya, jajaran Satlantas Polres Tuban menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) guna proses evakuasi korban dan meminta keterangan dari beberapa saksi. Sementara kondisi lalu lintas saat itu cukup lengang, dengan cuaca sedang baik.

"Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Kerugian material ditaksir sekitar Rp5 juta," pungkasnya. (gun/zar)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...