Selasa, 22 Juni 2021 02:48

Gelar Apel Bersama TNI/Polri, Bupati Hendy: Nyawa Itu Tertinggi daripada Semua Hukum yang Ada

Rabu, 05 Mei 2021 16:25 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Indrawan
Gelar Apel Bersama TNI/Polri, Bupati Hendy: Nyawa Itu Tertinggi daripada Semua Hukum yang Ada
Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 bersama TNI/Polri serta instansi terkait di halaman Mapolres Jember, Rabu (5/5/2021). (foto: ist)

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Nyawa itu tertinggi daripada semua hukum yang ada. Demikian disampaikan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto saat menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 bersama TNI/Polri serta instansi terkait di halaman Mapolres Jember, Rabu (5/5/2021).

Kegiatan tersebut untuk mendukung aturan pemerintah terkait adanya larangan mudik lebaran tahun ini, sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

Dalam upacara apel itu, Hendy menjadi inspektur, membacakan sambutan Kapolri. Disampaikan bahwa pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Virus Corona.

Menurutnya, operasi ketupat kali ini lebih spesifik daripada tahun sebelumnya. "Berbeda dengan tahun sebelumnya, saat ini lebih spesifik dan ada penekanan, sebab penyebaran Covid-19 sudah luar biasa, dan nyawa itu tertinggi daripada hukum lainya," ujarnya.

BACA JUGA : 

Belum Ada Izin dari Kemendagri, Bupati Hendy Resmi Perpanjang SK Plt. Pejabat

Pemkab Jember Segera Buka Gerai Vaksinasi dan Pelayanan Drive Thru

​Akui Bernafsu Cium Dosen Perempuan, Rektor Unipar Jember Mundur

Optimalkan Potensi Wisata, Pemkab Jember Gelar Tourism Exploration and Funcamp 2021

Dia berkaca pada kejadian pahit yang menimpa pada saudaranya sendiri. Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mewaspadai adanya sebaran baru virus yang mematikan itu. "Adik saya meninggal karena Covid-19, saya berbicara seperti ini karena sudah terjadi pada adik saya sendiri," ujarnya.

Adapun untuk mengantisipasi adanya kerumunan di pusat perbelanjaan (mal) selama beberapa hari ke depan, Hendy meminta agar pihak mal juga menyediakan tempat-tempat yang bisa bernaung tanpa berkerumun, dan harus didukung oleh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Ini kondisi yang harus benar-benar kita pahami bersama, tidak mungkin kondisi seperti ini hanya bergantung saja pada pemerintah, TNI/Polri, harus didukung oleh semua pihak agar lepas dari persoalan Covid-19," pungkasnya. (yud/eko/zar)

Jambret Hp di Pasuruan Babak Belur Dihakimi Massa
Senin, 21 Juni 2021 23:15 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pelaku jambret seorang ibu-ibu di Kota Pasuruan, Jawa Timur, babak belur dihajar massa pada Sabtu (19/06/2021) malam kemarin. Seperti inilah rekaman video amatir milik salah satu warga, saat pelaku jambret berinisial...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Senin, 21 Juni 2021 06:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Meski diblokade oleh Amerika Serikat (AS), ternyata Iran tetap berkembang. Bahkan ilmu kedokteran di negeri para mullah itu berkembang sangat dahsyat. Termasuk transplantasi hati. Dokternya, Dr Ali Malek Hossein...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...