Rekrutmen Perangkat Desa Munggugebang Disoal, Nilai Lulusan S1 Unair Kalah dengan Kejar Paket C

Bahkan, persoalan tersebut saat ini tengah diadukan T-KPK ke Komisi I, Bupati, Inspektorat, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPMD). "Iya, ini kami telah menerima pengaduannya," ujar Anggota Komisi I DPRD Gresik Nurhudi Didin Arianto kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (6/5/2021).

Gus Nur, begitu panggilan akrabnya, mengakui skor hasil penjaringan P3D Desa Munggugebang tak masuk akal. Alasannya, lulusan S1 Unair kalah dengan lulusan kejar paket C. "Apakah masuk akal? Ada dugaan kecurangan dalam pelaksanaan ujian (rekrutmen) P3D Desa Munggugebang," cetus Anggota Fraksi Nasdem DPRD Gresik ini.

Menurut Gus Nur, budaya rekrutmen seperti itu kalau terus dibiarkan akan merusak moral. Pemerintah desa juga tidak akan bisa mendapatkan perangkat desa yang baik dan berkualitas sesuai yang dicita-citakan oleh Pemerintah Gresik. "Makanya, kami minta OPD berwenang menindaklanjutinya," pintanya.

Sementara Camat Benjeng Suryo Wibowo bersama pejabat Muspicam Benjeng mengaku langsung turun ke Desa Munggugebang begitu mendengar informasi tersebut. Suryo mengaku telah klarifikasi ke Kades Munggugebang dan P3D. Hasilnya?


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Rekrutmen Perangkat Desa Munggugebang Disoal, Nilai Lulusan S1 Unair Kalah dengan Kejar Paket C - Halaman 2