Rabu, 16 Juni 2021 23:42

Pemkot Surabaya Minta Vaksinasi Massal di Grand City Dievaluasi Ulang, Karena Timbulkan Kerumunan

Sabtu, 08 Mei 2021 22:51 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Indrayadi
Pemkot Surabaya Minta Vaksinasi Massal di Grand City Dievaluasi Ulang, Karena Timbulkan Kerumunan
Suasana vaksinasi massal di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Grand City, Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya atau Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta vaksinasi massal yang digelar oleh Kementerian BUMN di Grand City Surabaya untuk dievaluasi secara menyeluruh. Pasalnya, pelaksanaan vaksinasi massal tersebut melanggar protokol kesehatan lantaran menimbulkan kerumunan massa. Kerumunan itu sudah berkali-kali diingatkan oleh Satgas Covid-19 Surabaya, namun tidak ada upaya untuk memperbaikinya.

Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya yang sekaligus Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan bahwa vaksinasi massal di Grand City itu tetap berjalan seperti biasa. Namun, kali ini yang lebih diprioritaskan adalah warga lanjut usia (lansia) yang merupakan warga Surabaya.

Sedangkan yang dari luar Surabaya, Irvan menyarankan agar dilakukan pengaturan ulang atau penjadwalan ulang melalui daerahnya masing-masing.

"Kami minta mereka untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh dulu, karena berkali-kali kami beri peringatan kepada mereka terkait dengan pelanggaran prokes tapi tidak ada upaya memperbaiki,” tegas Irvan, Sabtu (8/5/2021).

BACA JUGA : 

Wali Kota Eri dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Resmikan Kampung Tangguh Bersih Narkoba

Tekan Global Warming, Cak Ji Pimpin Penanaman Pohon Kemiri Sunan di Green Belt TPA Benowo

Sasar Pedagang dan Pengunjung PGS, Swab Massal Pemkot Surabaya Diikuti 448 Orang

Pemkot Terus Berintervensi untuk Kembangkan UMKM di Surabaya

Pihaknya menyoroti penyelenggara dalam mengendalikan pelaksanaan kegiatan tersebut agar tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sebab, ada beberapa poin penting dalam pelaksanaan prokes itu, yaitu memakai masker dan jaga jaraknya juga sangat penting.

“Kalau ada kerumunan maka harus ditata, sehingga tetap tidak melanggar prokes. Ini sudah kita ingatkan berkali-kali, hingga akhirnya kita sepakati kami memberikan masukan untuk kegiatan ini harus dievaluasi terlebih dahulu secara menyeluruh,” tegasnya.

Ia bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan satgas lainnya sudah meninjau langsung kondisi vaksinasi massal itu di Grand City Surabaya. Eri juga meminta untuk melakukan evaluasi terlebih dahulu.

Kalau nanti sudah ada evaluasi dari pihak penyelenggara lalu sudah disimulasikan ternyata berjalan dengan baik, maka pihaknya memastikan akan melaporkan kepada Wali Kota Eri. “Jika evaluasi sudah berjalan dan panitia sudah berkomitmen, lalu setelah kita laporkan kepada Pak Wali ternyata beliau menyepakati, maka ya silakan jalan lagi nanti,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ada niatan untuk menghalang-halangi vaksinasi massal tersebut, karena vaksinasi itu merupakan program nasional dan merupakan program pemerintah. "Tapi kalau ada pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan, wajib diingatkan," tegasnya. (dra)

Murah Meriah, Wisata Lembah Djati Tawarkan Kebun Bunga dan Spot Foto Instagramable
Rabu, 16 Juni 2021 22:55 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Bagi warga Nganjuk yang bingung memilih tempat wisata untuk refreshing di akhir pekan, bisa mencoba mengunjungi Wisata Lembah Djati. Wisata yang berlokasi di Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret ini, menawarkan keindahan kebu...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...