Paulus berharap dengan adanya kerja sama, para calon pendamping yang lolos bisa mendapatkan bimbingan teknis dan pembekalan dari LP2M Universitas Negeri Malang, hingga siap diterjunkan sebagai pendamping prodamas plus.
Pada kesempatan yang sama, tim leader pendampingan Prodamas Plus tahun 2021 kerja sama LP2M Universitas Negeri Malang dengan Pemkot Kediri, Petir Pudjantoro menjelaskan bahwa tes tulis dan wawancara yang dilaksanakan selama 2 hari ini diikuti oleh 186 orang peserta yang lolos tes administratif dari total 187 orang pendaftar.
"Hasil seleksi administratif kami umumkan secara terbuka di laman LP2M Universitas Negeri Malang. Mulai kemarin dan hari ini mereka yang lolos mengikuti tes tulis dan wawancara yang dibagi menjadi 6 gelombang untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19," jelas Petir usai memberikan arahan pada para peserta seleksi di kantor BKPPD Kota Kediri.
Lebih lanjut, Petir menjelaskan bahwa proses seleksi pendamping prodamas plus dilakukan secara objektif dengan parameter yang sudah ditentukan. "Kami ingin memperoleh putra-putri Kota Kediri yang mau dan siap memajukan Kota Kediri bersama-sama dengan LP2M dan Pemkot Kediri, dalam mewujudkan program-pragram unggulan Kota Kediri yang bersinergi dengan Prodamas," terangnya.










