Pemkab Kediri Bangun 5 Titik Tempat Pengelolaan Sampah, Sekaligus Dijadikan Tempat Wisata

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menuturkan bahwa pembekalan cara mengolah sampah sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga ketika TPS3R itu nanti berdiri atau rampung dibangun, mereka siap melakukan pengolahan sampah.

Nantinya, Pemkab Kediri juga akan memfasilitasi pengangkutan sampah residu di tingkat desa untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) dari TPS3R yang tengah dibangun. “Untuk residu sampah akan kita bawa ke TPA dan diolah lagi di sana,” ucap Putut.

Melalui program ini, pemerintah desa (pemdes) tidak hanya mengatasi persoalan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah, namun juga menghasilkan sejumlah produk yang bernilai ekonomis dari sampah yang diolah di tingkat desa.

Putut mencontohkan, Pemdes Desa Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih, yang menyiapkan budi daya maggot dan pengolahan pakan ternak berbahan dasar bonggol jagung persis di sebelah TPS3R. Dengan demikian, sampah-sampah organik yang telah dipilah dan diolah dari TPS3R akan dapat dimanfaatkan untuk pakan maggot.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: