Ringkasan Berita
- Pemkab Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) dengan fokus utama pada konstruksi atap stadion. Pekerjaan tahap ke-3 ini ditargetkan selesai dalam 180 hari kalender, dari 3 Juni hingga 29 November 2026.
- Pemasangan atap menjadi bobot pekerjaan terbesar pada tahap ini, mencapai 70 persen dari total pekerjaan. Pembangunan juga mencakup site development, termasuk pembuatan jalan akses untuk supporter.
- Pemerintah daerah memastikan proses pembangunan bebas dari maladministrasi dengan pendampingan dari kejaksaan tinggi dan supervisi KPK. Setiap langkah dikonsultasikan secara menyeluruh untuk menghindari catatan administratif yang buruk.
- Stadion GDJ diharapkan dapat difungsikan sementara pada tahun 2027, dengan Pemkab Kediri berencana berkonsultasi dengan PSSI mengenai standar minimal stadion. Tahap ke-4 pembangunan direncanakan pada 2027 untuk penyelesaian fasilitas seperti jalan kawasan, lampu, arsitektur, dan 10.000 kursi penonton.
- Proyek pembangunan stadion ini merupakan proyek multi years yang dimulai sejak 2023 dan berlokasi di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemkab Kediri kembali melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) pada tahun ini dengan alokasi anggaran Rp57 miliar. Pekerjaan tahap ke-3 difokuskan pada konstruksi atap stadion.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyampaikan bahwa sesuai kontrak kerja, pelaksanaan pembangunan dijadwalkan selesai dalam 180 hari kalender, mulai 3 Juni hingga 29 November 2026.
“Selain pekerjaan atap juga melanjutkan pekerjaan site development, salah satunya jalan untuk akses supporter,” ujarnya usai meninjau proyek, Selasa (9/6/2026).
Menurut dia, bobot pekerjaan terbesar tahap ini adalah pemasangan atap yang mencapai 70 persen. Dhito menegaskan, pemerintah daerah setempat memastikan seluruh proses pembangunan bebas dari maladministrasi dengan pendampingan kejaksaan tinggi dan supervisi KPK.
“Karena apapun step by step yang kita lakukan kita konsultasikan segala sesuatunya supaya tidak ada catatan mal administrasi,” katanya.
Ia berharap, stadion dapat difungsikan sementara pada 2027. Untuk itu, Pemkab Kediri akan berkonsultasi dengan PSSI terkait standar minimal stadion.
“Kita akan konsultasi dengan konsultan dari PSSI, kira-kira standar minimalnya apa dulu untuk 2026, karena 2027 kita masih berlanjut,” pungkasnya.
Pembangunan Stadion GDJ di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, merupakan proyek multi years yang dimulai pada 2023. Tahap ke-4 dijadwalkan pada 2027 dengan lingkup pekerjaan meliputi pembangunan jalan kawasan stadion, instalasi lampu, arsitektur, serta pemasangan 10.000 kursi penonton. (uji/mar)










