Bu Mun Angkat Anak Yatim Korban Covid-19 Jadi Santri Tambak Beras Jombang

Momentum penerimaan kedua anak yatim menjadi santri itu terlihat haru. Sesekali Hj. Mundjidah Wahab pun mengelus-elus kepala dua anak yatim itu dan mengatakan agar mereka berdua selalu mendoakan ibunya yang telah dipanggil Sang Khalik.

Acara seremonial penerimaan berjalan singkat. Selanjutnya, kedua anak yatim itu menerima jas almamater santri serta peralatan untuk mondok lainnya yang diserahkan oleh Mundjidah.

"Dua anak yatim ini dua bulan yang lalu masih di isoter, ibunya meninggal dunia karena Covid-19. Nah, ayahnya sudah lama meninggalkan rumah, sudah pisah sama ibunya," tutur Bu Mun, sapaan Mundjidah Wahab.

Ketika masih dirawat di rumah isoter, BRM dan AR serta adiknya yang masih berumur lima tahun sempat dijenguk oleh Bupati Mundjidah Wahab. Saat itu, Bu Mun menyarankan agar mereka dibawa ke Tambak Beras untuk mondok dan nyantri di pesantren yang diasuhnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: