Lagi, Undi 15 Umroh Gratis, Gubernur Khofifah Launching Samsat OPOP Berbasis Pesantren

Lagi, Undi 15 Umroh Gratis, Gubernur Khofifah Launching Samsat OPOP Berbasis Pesantren Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim melaunching 76 gerai Samsat One Pesantren One Product (OPOP) yang tersebar di 76 Pondok Pesantren (Ponpes) di Jawa Timur. Launching dipusatkan di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Sabtu (30/10) malam. foto: Humas Pemprov Jatim

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Indar Parawansa melaunching 76 gerai Samsat One Pesantren One Product (OPOP) yang tersebar di 76 Pondok Pesantren (Ponpes) di Jawa Timur. Launching dipusatkan di Pondok Pesantren , Pacet, Mojokerto, Sabtu (30/10) malam.

Peluncuran gerai Samsat OPOP ini dimaksudkan untuk memberi kemudahan pelayanan bagi warga pesantren dan sekitar pesantren dalam memenuhi kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Selain digelar launching Samsat OPOP, juga dilaksanakan Pengundian Tabungan Hadiah Umroh untuk 15 orang Wajib Pajak Patuh. Pemberian hadiah ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang tertib dan taat dalam memenuhi kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor.

Peluncuran layanan Samsat OPOP Berbasis Ponpes yang hadir pertama kali di Indonesia bertema Pesantren Berdaya, Masyarakat Sejahtera, itu ditandai dengan penekanan layar virtual oleh Gubernur didampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati, Pengasuh Ponpes KH. Asep Saifuddin Chalim, Kepala Dinas Bapenda Jatim Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno, Kacab PT Jasa Raharja Jatim Hervanka Tri Dianto, Dirut Bank Jatim Busrul Iman, dan PAUR Samsat Surabaya Utara AKP Mulya Sugiharto.

Terhitung, sejak 2019 hingga 2021, telah diberikan 60 tabungan umroh kepada wajib pajak yang patuh. Pada 2021 ini, Pemprov Jatim bekerja sama dengan Bank Jatim menyediakan hadiah tabungan umroh untuk 30 orang wajib pajak yang patuh. Masing-masing senilai Rp. 30 juta yang diundi dalam dua tahap.

Tahap pertama diberikan untuk 15 orang Wajib Pajak Patuh yang dilaksanakan pada 5 Mei 2021 di Gedung Grahadi bersamaan dengan momentum Bulan Suci Ramadhan. Sedangkan pengundian tahap kedua untuk 15 orang Wajib Pajak Patuh, dilaksanakan pada 30 Oktober 2021 di Ponpes Pacet Mojokerto serangkaian dengan peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Jawa Timur.

Terkait launching Samsat OPOP, Gubernur menyampaikan, bahwa inovasi layanan Samsat OPOP yang diinisiasi Bapenda Provinsi Jatim tersebut merupakan inovasi pengembangan dari layanan Payment Point Online Banking (PPOB) yang sudah berjalan. Tujuannya, memberikan kemudahan pelayanan kepada warga pesantren dalam memenuhi kewajibannya membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Selain itu, mendukung pengembangan usaha-usaha yang dimiliki Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis Ponpes maupun warga di sekitar Ponpes.

"Layanan ini merupakan inovasi layanan sebagai bagian dari program One Pesantren One Product (OPOP) yang diinisiasi Pondok Pesantren bekerjasama dengan Samsat dan Bank Jatim. Semoga layanan berbasis pesantren semakin dekat, murah dan efektif sehingga membawa kemanfaatan besar bagi masyarakat sekitar," tuturnya.

Samsat OPOP berbasis pesantren sendiri, kata Gubernur , pernah dilakukan uji coba di empat titik dan sempat melihat proses yang berjalan di Kabupaten Nganjuk. Kemudian dilakukan pengembangan karena jangkauan wilayah di Jawa Timur luas sekali. Memang dibutuhkan kecepatan layanan, kedekatan layanan sehingga semua bisa memudahkan.

"Saya rasa format-format yang makin memudahkan dan mempercepat semua layanan akan terus kita maksimalkan dan kita juga bisa melihat format yang sudah dilakukan ini cashless. Misalnya sedang bertugas di daerah mana bahkan di negara mana juga bisa dilakukan. Jadi transformasi digital di lingkungan bapenda Insyaallah sudah berjalan cukup advance," tuturnya.

Simak berita selengkapnya ...