
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - DPC PKB Bangkalan menggelar pendidikan politik untuk Badan Otonom Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) di Blessing Hills Family Resort & Hotel, Trawas, Mojokerto, Senin (22/11).
Acara yang diikuti oleh anggota Gemasaba ini dibuka secara langsung oleh Ketua DPC PKB Bangkalan, Syafiuddin dengan pemotongan pita secara simbolis didampingi jajaran Gemasaba dan Dewan Tanfidz Bangkalan.
Syafiuddin mengapresiasi Ketua DPC Gemasaba yang bisa mengumpulkan mahasiswa dari setiap sudut Bangkalan. Sehingga jejaring kemahasiswaan dan kepemudaan dalam partai politik tidak hanya berada di wilayah kota, namun juga dari desa.
Menurutnya, pendidikan politik yang digelar DPC PKB Bangkalan ini jadi ajang untuk mengedukasi dan mewadahi mahasiswa yang ingin belajar tentang praktik politik. Sehingga dapat memperkuat pengetahuan generasi milenial tentang politik.
Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan petunjuk dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, agar Gemasaba dapat berkiprah pada pelaksanaan pemilu tahun 2024.
"Mari bersinergi bersama membesarkan PKB, ikuti pencalegan tahun 2024 mendatang. Karena ketum yakin bahwa saatnya milenial jadi pemimpin di daerahnya masing-masing," ujarnya.
"Serta memohon doa restu agar Muhaimin Iskandar dapat menduduki posisi puncak pemerintahan di Pemilu mendatang," pungkasnya.
Sementara Ketua DPC Gemasaba Bangkalan, Arif Komaruddin, mengatakan saat ini pengaruh mahasiswa sangat besar. Sehingga selain patron pemerintah, ulama, dan blater yang memiliki pengaruh di Madura, mahasiswa juga bisa menjadi patron keempat
"Biasanya mahasiswa cenderung apatis berpolitik. Tapi saya menjamin melalui peran mahasiswa dari Gemasaba, politik PKB Bangkalan bisa berubah," ujarnya saat mengisi sambutan di Pendidikan Politik Gemasaba.
Bahkan dirinya yakin, melalui pemuda Gemasaba, politik PKB Bangkalan bisa menjadi lebih besar dan konsisten menyuarakan aspirasi rakyat.
"Saya yakin, Gemasaba bisa membesarkan PKB. Karena roh PKB sebenarnya ada di Gemasaba. Ketika Gemasaba besar, konsisten, dan baik, makan PKB akan besar," terangnya. (ida/uzi/mar)