Wali Kota Kediri Beri Arahan dalam Bincang Solutif Prodamas Plus 2021

Wali Kota Kediri Beri Arahan dalam Bincang Solutif Prodamas Plus 2021 Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar (pegang mic), saat menggelar acara Bincang Solutif Prodamas Plus didampingi oleh para pejabat Pemkot Kediri. Foto: Ist

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tahun ini merupakan tonggak pertama terlaksananya salah satu program unggulan di yakni Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) Plus. Dalam pelaksanaannya, program tersebut memiliki sejumlah tantangan.

Untuk menjawab hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menggelar Bincang Solutif . Wali , Abdullah Abu Bakar, menilai bahwa agenda ini sangat penting karena komunikasi menjadi bagian utama dari pelaksanaan program tersebut.

Menurut dia, komunikasi yang baik antar semua elemen harus dibangun dengan baik mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Tanpa adanya komunikasi yang baik, kata Abu, tidak akan bisa berjalan dengan apik.

“Di sini nanti kita coba sampaikan pikiran-pikiran kita. Kalau kita lihat ini harus banyak komunikasi dari seluruh pihak yang terkait. Tidak bisa komunikasi ini ditinggalkan. Kalau ini ditinggalkan pasti akan banyak permasalahan. Maka dari itu saya minta tolong untuk menjaga komunikasi dengan baik,” ujarnya saat berbincang dengan kelompok masyarakat se-, Senin (22/11) malam.

“Prodamas ini adalah milik kita bersama. Ekspektasi warga terhadap ini baik sekali. Mari kita kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh sehingga banyak hasil baik yang bisa dituai oleh masyarakat. Jangan sampai kita memberikan hasil yang buruk untuk masyarakat,” tuturnya menambahkan.

Diskusi bersama Wali ini untuk mencari solusi apabila ada kendala dalam pelaksanaan 2021. Bincang solutif turut menghadirkan Sekretaris Daerah , Bagus Alit, Asisten, Kepala OPD, Camat Pesantren, lurah se-, perwalikan aparat penegak hukum pendamping Prodamas, tim leader, tim ahli, dan tenaga fasilitator lapangan (TFL).

Selain itu, Abu juga memberi arahan dalam pelaksanaan tahun 2021. Berikut daftar arahan dari Wali :

1. Program Kerja Masyarakat (Pokmas) harus paham dan berpedoman pada Perwali Nomor 23 tahun 2020 tentang pedoman teknis pelaksanaan

Simak berita selengkapnya ...