Pemkot Mojokerto Diminta untuk Menunda Suntikan Modal ke Dua BUMD

Pemkot Mojokerto Diminta untuk Menunda Suntikan Modal ke Dua BUMD Anggota DPRD Kota Mojokerto dari Fraksi Demokrat, Nuryono Sugiraharjo, ketika menyampaikan pandangan fraksinya dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2022.

KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Ada dua dari enam fraksi di yang memperingatkan pemerintah daerah setempat agar tidak terburu-buru mengucurkan dana penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pesan tersebut disampaikan dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2022, Selasa (23/11).

Dalam telaah yang dibacakan anggota dari , Nuryono Sugiraharjo (Bejo), pihaknya menilai perlu dilakukan survei, pengkajian, serta uji kelayakan pada dua BUMD tersebut, yakni PT dan Aneka Usaha. Dengan demikian, kata Bejo, sejumlah tindakan itu dapat memupus kesalahan berulang seperti pada kasus likuiditas PT .

"Kita sifatnya mengingatkan atau mewanti-wanti eksekutif perlunya pengkajian dan uji kelayakan untuk penanaman modal di dan Aneka Usaha. Kami berharap agar penyertaan modal yang selama ini kita lakukan terutama kepada itu tepat sasaran," ujarnya.

"Biar permasalahan yang terjadi di tidak terulang kembali. Agar dana penyertaan modal yang kita kucurkan itu tepat sasaran, dan anggaran yang dikeluarkan sesuai kebutuhan yang menjadi skala prioritas," tuturnya menambahkan.

Simak berita selengkapnya ...