MOJOKERTO (BangsaOnline) - Bidang fisik prasarana masih mendominasi usulan yang masuk dalam RAPBD 2016 Kabupaten Mojokerto. Terbukti, dari total usulan anggaran sebesar Rp 748 miliar, bidang ini menyumbang angka Rp 563 miliar, atau sebesar 70% dari total usulan anggaran.
Kepala Bappeda Kabupaten Mojokerto, Ketut Ambara menjelaskan dari penyelenggaraan Musrenbang tingkat kecamatan yang sudah dilaksanakan sejak bulan Februari lalu, total usulan seluruh kecamatan sebesar Rp 748.184 miliar. Dengan total kegiatan sebanyak 3604 kegiatan.
BACA JUGA:
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Investasi di Kabupaten Mojokerto pada 2025 Capai Rp4,45 Triliun, Gus Barra Apresiasi Sektor Industri
- Sekda Mojokerto: Bukan Dipanggil, Justru Kami Sengaja Datang ke KPK untuk Konsultasi
- Khofifah Resmikan IPA SPAM Mojolagres dan Beri Bantuan 400 Drum Aspal ke Pemkab Mojokerto
"Usulan terbanyak ada di bidang fisik prasarana, yakni 2.309 kegiatan dengan total anggaran Rp 563 miliar , selanjutnya bidang sosial budaya sebanyak 554 kegiatan dengan anggaran senilai total Rp 72 miliar dan terakhir bidang ekonomi sebanyak 741 kegiatan sedangkan rencana anggaran senilai total Rp 95 miliar ," jelasnya usai pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2016 di Pendopo Graha Maja Tama, Kabupaten Mojokerto, Rabu (25/3).
Ketut juga menambahkan, Musrenbang Kabupaten Mojokerto tahun 2015 merupakan landasan untuk penyusunan KUA dan PPAS serta RAPBD Kabupaten Mojokerto tahun anggaran 2016.
"Dengan tersusunnya RKPD ini diharapkan sudah tidak ada perubahan atau usulan dalam hal program dan kegiatan tahun 2016. Kecuali hal-hal yang bersifat krusial, emergency dan mendesak," tandasnya.
Sementara itu, Bupati MKP dalam sambutannya mengatakan perihal sektor penting yang memerlukan perhatian lebih Kabupaten Mojokerto.
“Isu-isu strategis pembangunan Kabupaten Mojokerto yang memerlukan sorotan khusus kita saat ini meliputi peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pembangunan dan pemeiliharaan infrastruktur, revitalisasi pertanian dan pengembangan Agroindustri, peningkatan industri pariwisata, serta pembangunan ekonomi”, ungkap Bupati MKP dalam kesempatan yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




