Anak usia 6-11 tahun ketika menangis saat disuntik vaksin Covid-19. Foto: Ist
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun tengah berlangsung di Kota Kediri sejak Kamis (16/12) lalu. Beragam reaksi menghiasi raut muka anak-anak saat mengikuti giat tersebut.
Seperti di SDN Jagalan 3, bermacam-macam reaksi menghiasi ruang vaksinasi, mulai dari yang terkesan biasa saja hingga ada yang menangis. Siswa kelas 2, Dani, menuturkan dirinya sempat gemetar saat mau disuntik vaksin Covid-19.
BACA JUGA:
- Wali Kota Kediri Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Rampung 20 Juni
- Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 6 Meter di Gurah
- SIWO PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Domino Pelajar Perdana, Orado Bidik Atlet Muda Berprestasi
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
“Takut disuntik, tapi ternyata setelah disuntik cuma sakit sedikit,” kata Dani dengan bekas air mata yang masih terlihat di sudut matanya, Selasa (21/12).
Berbeda dengan Joy, siswa kelas 1 SDN Jagalan 1 ini mengaku tidak takut sama sekali. Ia mengungkapkan hal itu ketika ditemui usai mendapatkan vaksinasi. “Tidak sakit sama sekali dan tidak menangis, seperti digigit semut saja,” ucap Joy dengan penuh percaya diri.
Ia juga mengatakan alasannya mau untuk divaksin. “Biar nggak kena Corona dan bisa bermain lagi bersama teman-teman,” tuturnya.
Hal serupa diungkapkan oleh Syifa saat ditemui di SDN Jagalan 5 ketika menunggu gilirannya untuk mendapatkan suntikan vaksin. “Saya mau divaksin karena kemauan saya sendiri, supaya tetap sehat dan terbebas dari virus korona oleh karena itu saya tidak takut untuk disuntik vaksin Covid-19 ini,” kata siswi kelas 4 ini.
Sementara itu, ditemui di sela-sela acara, Kepala Sekolah SDN Jagalan 1, Suwarni, menerangkan bahwa sebelum pelaksanaan vaksinasi ini, pihaknya telah menyosialisasikan kepada orang tua wali murid tentang pentingnya vaksinasi Covid-19.
“Tidak semua daerah mendapatkan prioritas vaksinasi bagi usia 6-11 tahun seperti di Kota Kediri ini, jadi selagi ada kesempatan, saya sampaikan edukasi kepada orang tua wali murid supaya dapat memotivasi buah hatinya mengikuti vaksinasi Covid-19 ini,” ujarnya.
“Untuk anak-anakku jangan takut divaksin ya, karena ini demi kesehatan kita bersama, supaya bisa kembali sekolah tatap muka dengan maksimal,” tuturnya menambahkan. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




