Mensos Tri Rismaharini dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat di Pringgitan, Pendopo Panjalu Jayati. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendorong percepatan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) saat masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tahun 2021.
Dhitp, sapaannya, menjelaskan ada dua jenis BPNT, yakni BPNT reguler di mana saat ini sudah mencapai 96 persen. Serta, BPNT PPKM saat ini baru mencapai 73 persen.
BACA JUGA:
- Rumah Dijual demi Obati Istri Stroke, Suyanto Bahagia Usai Dapat Bantuan Bupati Kediri
- Wali Kota Kediri Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Rampung 20 Juni
- Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 6 Meter di Gurah
- SIWO PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Domino Pelajar Perdana, Orado Bidik Atlet Muda Berprestasi
"Kenapa agak rendah, karena Januari kemarin kita dapat droping kuota (KPM) yang cukup besar Ibu, tapi ini akan terus kita genjot," katanya di hadapan Mensos Tri Rismaharini di Pringgitan, Pendopo Panjalu Jayati, Minggu (13/2/2022) kemarin.
Untuk menggenjot penyaluran bantuan sosial BPNT PPKM itu, Dhito mengaku telah mengumpulkan para camat. Pihaknya menargetkan, dalam waktu satu bulan ke depan penyaluran bantuan bisa mencapai 90 persen.
Dalam kesempatan itu, Mensos Risma bersama Dhito juga melakukan pertemuan dengan Dinsos Kabupaten Kediri. Dalam pertemuan itu, Risma mendorong supaya bantuan kepada masyarakat dapat dimaksimalkan.
Pun begitu kegiatan monitoring dan evaluasi dengan turun ke masyarakat harus dilakukan. Adapun bantuan sosial yang belum tersalurkan diminta untuk segera disalurkan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




