Panen Jeruk Nipis di Desa Kebonagung, Bupati Gresik Dorong Petani Kembangkan Produk Olahan

Untuk itu, bupati mengajak petani menyiapkan strategi pengembangan. Diketahui, setiap bulannya Desa Kebonagung mampu menghasilkan 2-3 ton buah jeruk nipis per hektare.

"Dengan kapasitas yang besar ini, perlu adanya strategi pengembangan. Salah satunya adalah jangkauan pasar yang tidak hanya di lokal, tetapi hingga ke luar negeri. Tentunya dengan pendampingan terus menerus dan berkelanjutan, serta selalu aktif berkomunikasi dengan para atase untuk diberikan kesempatan promosi dan berlanjut sampai mendapatkan buyer di Singapura dan Malaysia," terangnya.

Ia berharap ekspor jeruk nipis asal Gresik bisa memacu percepatan pemulihan ekonomi daerah, sekaligus merealisasikan program Nawa Karsa Gresik Baru.

Bupati juga mendorong petani mengolah jeruk nipis menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi. Misalnya, menjadi produk minuman cair, ekstrak, serbuk instan, atau produk sabun dan kosmetik.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: