Kabid KPH DPKP Sampang, Nurdin, saat ditemui di kantornya. Foto: MUTAMMIM/BANGSAONLINE
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sampang mengajukan program pembangunan irigasi air tanah dangkal untuk 8 kelompok tani (Poktan) melalui sumber dana alokasi khusus (DAK). Mereka bakal kecipratan dana dengan nilai yang tak sama, total Rp1,05 miliar.
Kabid Ketahanan Pangan dan Hortikultura (KPH) DPKP Sampang, Nurdin, memastikan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa 8 poktan itu sedang diajukan program irigasi air tanah dangkal ke pemerintah pusat.
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
"Program yang bersumber dari DAK ini kan dari pusat, jadi untuk pengajuannya sudah kami ajukan ke Inspektorat," ujarnya saat ditemui BANGSAONLINE.com di ruang kerjanya, Kamis (7/7/2022).
Ia mengungkapkan, realisasi dari program ini belum dikerjakan karena semua program yang diajukan ke pusat masih menunggu kelengkapan dokumen dari beberapa dinas lainnya. Sebab, bukan hanya DPKP Sampang saja yang mengajukan.
"Bulan kemarin kebetulan saya konfirmasi ulang ke Inspektorat, menanyakan kelengkapan dokumen. Ternyata untuk di DPKP dinyatakan lengkap, hanya saja belum diajukan karena ada berkas dari dinas lainnya belum lengkap," ungkapnya.
Nurdin merinci, 8 poktan itu terdiri dari 6 kecamatan, satu di Kecamatan Camplong, dua Sampang, tiga Tambelangan, empat Banyuates, lima Kedungdung, sisanya dari Kecamatan Omben.
"Poktan Tani Makmur. Poktan Banyu Urip. Poktan Sumber Tani. Poktan Tunas Muda. Poktan Garuda. Poktan Matahari Sogian. Poktan Buttaman Jaya. Poktan Tekun Waspada. Poktan-poktan inilah nantinya yang nantinya akan menerima program," paparnya.
Ia menyebut, program pembangunan irigasi air tanah dangkal menggunakan anggaran senilai Rp1,05 Milliar untuk 8 Poktan. Dari sana, ada yang mendapat Rp75 juta dan ada yang Rp150 juta.
Berikut daftar nama poktan yang diajukan:
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




