Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan

Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan Uriantono Triwibowo, Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnaker Sampang

SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sampang memastikan pelayanan pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Timur Tengah tetap berjalan karena belum ada pembatasan dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnaker Sampang Uriantono Triwibowo menyatakan layanan bagi calon PMI masih dibuka seperti biasa.

“Sampai sekarang tidak ada perintah dari kementerian untuk menghentikan pengiriman PMI ke Timur Tengah, sehingga pelayanan masih tetap berjalan,” katanya, Rabu,( 1/4/2026).

Ia menegaskan pihaknya tetap mengikuti regulasi yang ditetapkan kementerian terkait.

Selama belum ada aturan baru, proses pemberangkatan tenaga kerja dari daerah tetap dilaksanakan sesuai prosedur.

Menurutnya, minat masyarakat Sampang untuk bekerja di luar negeri masih tinggi.

Terutama di negara-negara Timur Tengah yang dinilai masih membuka peluang kerja di sektor domestik dan jasa.

"Hal ini karena peluang kerja di sektor domestik maupun jasa masih cukup terbuka di wilayah tersebut," ujarnya.

Ia menyebut sejak 2025 sebanyak 269 warga Sampang bekerja di kawasan Timur Tengah.

Jumlah tersebut menunjukkan kontribusi PMI terhadap perekonomian keluarga masih cukup besar.

Sepanjang 2026, sekitar 80 PMI asal Sampang telah berangkat melalui jalur resmi yang difasilitasi pemerintah.

“Mayoritas PMI asal Sampang bekerja di Arab Saudi. Sedangkan untuk negara Iran hingga saat ini tidak ada warga Sampang yang bekerja di sana,” pungkasnya.