Bupati Fandi Akhmad Yani bersama Wabup Asluchul Alif saat menghadiri Musker PMI. foto: ist.
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka Musyawarah Kerja (Musker) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik Tahun 2026 di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Kamis (17/4/2026).
Kegiatan ini menjadi forum evaluasi kinerja PMI sepanjang 2025 sekaligus merumuskan program kerja tahun 2026 yang diikuti kader PMI dari seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik.
BACA JUGA:
- Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati: Gresik Kian Kokoh Jadi Magnet Investasi Nasional
- DPRD Gresik Belum Bahas Relokasi 43 PKL Kali Avoor
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- PT PON Salurkan Beasiswa Sekolah Kejar Paket B & C Lewat Program Pintas di Tlogopojok
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya kesiapan PMI menghadapi dampak perubahan iklim, khususnya potensi kemarau panjang yang perlu diantisipasi sejak dini.
"PMI harus mampu beradaptasi dengan kondisi saat ini, termasuk menghadapi perubahan iklim. Jika diprediksi terjadi kemarau panjang, maka kesiapsiagaan perlu ditingkatkan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat," ujarnya.
Ia juga mendorong penguatan koordinasi hingga tingkat kecamatan dan desa agar distribusi bantuan, terutama air bersih, dapat menjangkau masyarakat secara cepat dan tepat sasaran.
Menurutnya, keberadaan PMI di tingkat kecamatan menjadi kekuatan penting dalam mempercepat respons penanganan di lapangan.






