Salah satu wali murid sedang berkonsultasi di Posko SPMB yang dibuka oleh Dispendik Surabaya. Foto: Hms
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Uji coba Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Surabaya yang berlangsung mulai tanggal 22 hingga 28 Mei 2026 disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat.
Memasuki hari kelima pelaksanaan, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mencatat sudah ada ribuan orang tua murid yang memanfaatkan posko pelayanan untuk melakukan verifikasi dan konsultasi.
BACA JUGA:
- Surabaya Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah, Program Kemis Mlipis Curi Perhatian
- Mudahkan Masyarakat, Pemkot Segera Buka Posko SPMB di Sekolah SD-SMP Negeri se-Surabaya
- Sampoerna Academy Gelar STEAM Expo 2026
- Serahkan 83 Paket PIP di SD Bustanul Huda, Ning Lia Disapa Bunda Cantik dan Baik Hati
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengungkapkan bahwa pada hari pertama pembukaan saja, jumlah pelapor sudah mencapai ribuan orang.
“Hari pertama kemarin dibuka itu sudah ribuan yang memanfaatkan. Pastinya sekarang sudah mendekati banyak, karena setiap hari selalu ada,” ujar Febri, sapaan akrabnya, Selasa (26/5/2026).
Febri menjelaskan bahwa sebagian besar keluhan dan pertanyaan yang masuk ke posko sekolah maupun dinas masih bersifat teknis. Mulai dari kesulitan validasi data karena kendala dokumen kependudukan, hingga kebingungan mengenai jalur masuk.
"Ada banyak orang tua dengan permasalahan tertentu, misalnya anak tinggal dengan neneknya dan segala macam. Itu kan masalah ketentuan. Kami sampaikan kembali bahwa ada empat tahapan atau metode yang bisa dipakai. Selain itu, masalah jarak dan domisili juga masih menjadi pertanyaan utama para orang tua," jelasnya.
Meski demikian, Febri memastikan seluruh kendala tersebut langsung terjembatani dan diselesaikan dengan baik oleh petugas di lapangan. Secara umum, sistem aplikasi SPMB dipastikan berjalan stabil selama masa uji coba berlangsung.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




