Buku tabungan PKH milik Tipah dan Suliha, warga Dusun Burneh, Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, usai dicetak koran tahap dua. Foto: MUTAMMIM/BANGSAONLINE
Ia bercerita, proses pencairan di Dusun Burneh, Desa Pajeruan, kartu ATM PKH dikumpulkan kepada ketua kelompok atas perintah pendamping.
"Ketua kelompok itu mendatangi setiap rumah KPM dan meminta kartu ATM PKH untuk dikumpulkan," ujarnya.
Sementara itu Suliha juga tidak menerima bantuan PKH ditahap kedua dengan besaran saldo senilai Rp1,8 juta.
"Ceritanya sama dengan Tipah, tahap dua saya tidak menerima bantuan PKH. Namun hasil print out buku tabungan ada yang menarik," ucap Suliha.
Hingga berita ini dimuat, pendamping PKH di Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Nurul Hidayati, belum bisa dikonfirmasi. (tam/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




