Kepala BPS Tuban, Eko Mardiana, saat ditemui wartawan dikantornya, Selasa (13/9/2022).
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tuban membutuhkan sebanyak 1.946 petugas dalam survei Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022.
Ribuan petugas itu, terdiri dari 1.520 orang yang akan bertugas sebagai Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 386 orang sebagai Petugas Pengawas/Pemeriksa Lapangan (PML), dan 40 orang Koordinator Kecamatan (Koseka) yang akan ditempatkan di 328 desa dan kelurahan yang tersebar di 20 kecamatan di Tuban.
BACA JUGA:
- DPRD Tuban Dorong Penguatan Gerakan Literasi, Soroti Minimnya Pemahaman Demokrasi Pelajar
- Dukung Pertanian Presisi, BRI Tuban Bangun Greenhouse di Kampus Mapesa Singgahan
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
"Rekrutmen petugas Regsosek sudah dilakukan secara online melalui aplikasi Simitra, pendaftaran paling lambat tanggal 15 September mendatang," jelas Kepala BPS Tuban, Eko Mardiana, kepada awak media, Selasa (13/9/2022).
Ia menjelaskan, setelah proses rekrutmen selesai, akan dilakukan beberapa pelatihan mulai dari instruktur sampai ke petugas di lapangan. Sebelum akhirnya mereka diterjunkan ke lapangan untuk melaksanakan Regsosek 2022 yang berlangsung 15 Oktober-14 November 2022 mendatang.
"Regsosek merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan Satu Data Indonesia yang membantu pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial," katanya.
Menurutnya, data terpadu menjadi jembatan koordinasi dan data lintas sektoral, lembaga, dan daerah untuk kebutuhan berbagai macam kebijakan pemerintah yang lebih terarah.
"Sehingga kegiatan sensus ini memerlukan dukungan dari masyarakat yang akan didata oleh petugas Regsosek BPS," imbuhnya.
Selain itu, pelaksanaan Regsosek ini, bertujuan menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri dari atas profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan.
"Kami juga sudah memberikan informasi dan sosialisasi ke kecamatan hingga desa tentang rekrutmen petugas Regsosek ini," tutupnya. (gun/rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




