Apalagi, Toni dan krunya harus bersusah payah mencari pendanaan karena tidak ada dukungan serius dari pemerintah. Ia merasa kesenian wayang potehi masih dianaktirikan, tidak diperlakukan secara adil sebagaimana seni budaya lainnya.
"Semua Duta Indonesia di Tong Tong Fair didukung penuh oleh pemerintah daerah, kecuali kami," tuturnya.

Untuk itu, Toni berharap Pemerintah Kabupaten Jombang lebih akomodatif dalam merawat semua seni budaya yang ada.










