Gedung Lapas Klas IIA Kediri. Foto: Ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Humas Lapas Klas IIA Kediri, Anton, akhirnya memberikan keterangan terkait meninggalnya seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) diduga akibat dikeroyok WBP lainnya.
Kepada awak media, Anton menyampaikan kronologi peristiwa yang terjadi pada Sabtu (29/10/2022) kemarin itu.
BACA JUGA:
- Munas-Konbes NU 2026 Dibuka Malam ini di Kediri, Gus Ipul: Insyallah Presiden Hadir di Penutupan
- Sidak Timpora di Ponpes Wali Barokah Kediri, Seluruh Dokumen Santri Asing Dinyatakan Lengkap
- Munas-Konbes NU 2026 di Ponpes Al Falah Kediri Dijaga 400 Personel Banom
- Kebakaran Kandang Ayam di Kediri, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Menurutnya, insiden itu berawal dari perkelahian antar warga binaan yang dipicu saling ejek. Perkelahian itu awalnya melibatkan BO dengan M (korban).
"BO mengaku telah memukul M karena tersinggung dengan ejekan dan sindiran," kata Anton melalui keterangan tertulis yang diterima BANGSAONLINE.com.
"Dari pengembangan pemeriksaan pihak polres, selain BO, juga ada dua orang warga binaan lainnya yang ikut berkelahi dengan M, yaitu warga binaan yang berinisial SG dan HE," imbuhnya.
Perkelahian itulah, yang diduga menyebabkan M meninggal dunia, setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.
Perkelahian antar WBP itu sendiri baru diketahui pihak lapas, saat kepala regu pengamanan (karupam) melakukan kontrol blok hunian. Ketika itu, beberapa warga binaan memberi isyarat kepada petugas agar menuju ke kamar B10.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




