Menurut penelitian yang dilakukan oleh Silvana Dwi Nurherdiana (2022), menunjukkan solusi untuk meningkatkan nilai fungsi limbah Styrofoam adalah menjadikannya membran pengolahan air (water treatment) dan pemurnian gas yang dioperasikan pada suhu tidak lebih dari 200 °C untuk mempertahankan durabilitas dan kekuatan membran.

Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Bambang Wahyudi (2022) sebagai anggota riset bahwa metode pembuatannya pun mudah dan murah serta tidak membutuhkan pre-treatment yang rumit.
Permintaan akan air tawar diperkirakan akan meningkat 400 persen antara tahun 2000 dan 2050 secara global. Namun kelimpahan ketersediaan didominasi oleh air laut yang mencapai >97 persen.










