Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (kiri), bersama Ketua IDI Cabang Gresik, dr. Umar Nur Rahman, dan Kepala Dinkes Gresik, dr. Mukhibatul Khusnah. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, membuka Gresik Health Expo Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik, yang digelar di Iconmall selama dua hari (26-27 November 2022. Kegiatan ini diikuti oleh rumah sakit pemerintah dan swasta di Kota Pudak
Mereka melayani konsultasi layanan tumbuh kembang anak, pemeriksaan dokter spesialis mata, konsultasi ahli gizi, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam dan pemeriksaan gula darah acak, konsultasi dan pemeriksaan gigi, serta konsultasi dokter spesialis urologi.
BACA JUGA:
- Perlintasan KA Gresik-Babat Diperbaiki Lima Hari, KAI Daop 8 Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan
- Pemkab Gresik Raih WTP ke-11 Berturut-turut, BPK Soroti Pentingnya Tata Kelola Bersih
- BPJS Kesehatan Perpanjang Cicilan Tunggakan JKN hingga 36 Bulan
- Kurang Dari 24 Jam, Polsek Gresik Kota Bekuk 2 Pelaku Curanmor
Melalui IDI Cabang Gresik bersama dinas kesehatan (Dinkes) setempat, bupati yang akrab dengan sapaan Gus Yani itu berharap agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus ditingkatkan.
"Kami berharap kepada IDI dan Dinas Kesehatan Gresik, agar terus berupaya meningkatkan pemerataan terhadap pelayananan kesehatan di Kabupaten Gresik," ujarnya.
Ia mengungkapkan, minimnya dokter spesialis khususnya untuk ditugaskan di Kepulauan Bawean masih kurang diminati. Untuk itu, Pemkab Gresik menyiapkan anggaran beasiswa bagi dokter umum yang melanjutkan ke jenjang spesialis gratis sampai lulus spesialisnya dengan syarat mau berada di Bawean.
"Progres dan anggaran sudah siap. Tahun 2023 kita launching, dengan tujuan pemerataan kesehatan di kepulauan Bawean yang sampai saat ini membutuhkan dokter spesialis," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




