Suasana sosialisasi pendidikan pemilih dan P5 serta rakor pemetaan TPS di lokasi khusus oleh KPU Kabupaten Tuban.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pemetaan TPS di lokasi khusus dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2024, Selasa (27/12/2022).
Kegiatan yang berlangsung di aula KPU setempat itu, juga dilakukan sosialisasi pendidikan pemilih dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam mempersiapkan Pemilu 2024.
BACA JUGA:
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
Kepala Divisi Parmas dan SDM, KPU Kabupaten Tuban, Zakiyah Munawaroh menjelaskan, pemetaan TPS khusus, bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pemilih yang berada di lokasi khusus. Selain itu, juga untuk membangun komunikasi dengan stakeholder dalam pemetaan khusus.
"Kalau untuk pemetaan TPS lokasi khusus, support dan kerjasama yang baik dari stakeholder demi terlaksana pemetaan TPS di Lokasi Khusus," bebernya.
Ia juga menuturkan, untuk kegiatan pendidikan pemilih dan P5 dilakukan dalam rangka sosialisasi tahapan dan kerjasama dengan sekolah. Dengan begitu, dapat memberikan pendidikan pemilih khususnya pemilih pemula yang terfokus di Sekolah SMA, SMK, MA sederajat.
"Dalam sosialisasi ini diikuti sebanyak peserta 55 orang. Terdiri dari stakeholder, kesbangpol, Dinsos, BPBD, Bawaslu, Kemenag, Lapas, Disdukcapil, kepala sekolah, dan mothercare Tuban," imbuhnya.
Setelah mengikuti sosialisasi, para peserta dapat mengimplementasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Sehingga, KPU Tuban berharap akan ada pendidikan pemilih secara berkelanjutan di sekolah SMA, SMK, MA sederajat.
"Kedepan kita akan turun ke sekolah-sekolah sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat," tutup Zakiyah. (gun/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




