
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Abdul Rokim (39), seorang ABK TB Mitra Anugerah 27, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, meninggal dunia setelah mengalami laka kerja di Pelabuhan PT. Semen Indonesia, Kamis (5/1/2023).
Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Genta saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian nahas itu, terjadi sekitar pukul 6.30 WIB, saat itu, korban bersama 6 temannya, hendak melakukan tarik tambat dengan cargo cepat di sebelah kiri pelabuhan PT. Semen Indonesia, tepatnya di Blok B4.
Baca Juga: Diskopumdag Tuban Imbau Agar PKL Cantumkan Harga di Daftar Menu yang Mudah Terlihat Konsumen
Saat itu, korban yang berada di ujung depan kapal Tugboat, bertugas menarik tali tambat. Karena ombak besar, diduga, korban terpeleset hingga akhirnya terjatuh ke laut.
"Awalnya nahkoda kapal Irwan Kurnianto hanya mendengar korban terjatuh. Dan ketika dicek ternyata korban ditemukan dalam posisi terjatuh miring menghadap keluar," paparnya.
Ia mengatakan, sebelum dievakuasi, sebenarnya nahkoda sudah memundurkan kapalnya. Kemudian, saat dicek korban dalam keadaan miring dengan posisi kepala berada di selatan, mengeluh kesakitan di bagian dada.
Baca Juga: Hebat, Mahasiswa ITS Ciptakan Gelang Sensor Pintar untuk Cegah Kecelakaan Kerja
Mengetahui korban masih hidup, kapten kapal segera melakukan evakuasi dengan memutarkan kapal Tugboat ke arah dermaga sebelah kanan pelabuhan.
"Saat itu korban dievakuasi ke darat dibawa ke Puskesmas Tambakboyo, kemudian dirujuk ke IGD RSUD Dr. R. Koesma Tuban," terang Genta.
Ia juga menambahkan, meskipun korban mendapatkan perawatan di rumah sakit, namun sayangnya nyawa korban sudah tak tertolong. Hasil sementara dari keterangan medis, diduga korban alami pendarahan di dalam perut akibat benturan benda tumpul.
Baca Juga: Diikuti 40 Perusahaan, BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Gelar Sosialisasi Kecelakaan Kerja
Luka tersebut, masih kata Genta, diduga lantaran korban terjatuh dan dadanya membentur bagian depan kapal (Fuzer) tugboat, karena ombak besar.
"Korban meninggal sekitar pukul 11.00 WIB," pungkasnya. (wan/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News