Kondisi debit air di aliran Kalijompo yang meluap usai guyuran hujan.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Sekretaris BPBD Jember, Heru Widagdo, mengatakan bahwa hujan deras yang merata dari kemarin sore hingga malam hari mengakibatkan banjir pada sejumlah wilayah di Kota Suwar-Suwir, seperti Kecamatan Kecamatan Kaliwates, Patrang, dan Rambipuji.
BPBD Jember mencatat, ada 216 rumah warga dan 3 fasilitas umum yang terendam dengan ketinggian 30 cm-1 meter. Heru menyebut, banjir diakibatkan luapan Sungai Dinoyo yang melintasi Kecamatan Rambipuji, dan Kalijompo di Kaliwates.
BACA JUGA:
- Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Jember Minta Warga Hemat Air hingga Waspada Karhutla
- Hendak Gagalkan Curanmor, Karyawati SPPG di Umbulsari Jember Dibacok Pelaku
- Libur Lebaran, Pemkab Jember Sediakan Nakes dan Ambulans di Lokasi Wisata
- Dihantui Banjir, Warga Muktisari Laporkan Pengembang ke Satgas Infrastruktur Jember
"Luapan air sungai tersebut dilaporkan cukup keruh hingga berwarna coklat dan membawa lumpur. Sehingga, warga terdampak harus dievakuasi. Total, ada 215 KK dan 15 di antaranya balita." ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/2/2023).
"Rumah warga yang terdampak banjir terbanyak berada di Kecamatan Rambipuji, sehingga TRC (tim reaksi cepat) dan relawan segera melakukan penanganan bencana. Petugas sudah mendistribusikan bantuan logistik ke lokasi terdampak, dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk giat penanganan bencana," imbuhnya.
Selain itu, hujan lebat yang mengguyur Jember juga diiringi angin kencang dan menimbulkan tanah longsor. BPBD Jember menyatakan, atap rumah warga di Kelurahan Gebang, Patrang, ambruk diterpa angin kencang dan sejumlah rumah warga di Desa Klungkung dan Karangpinang, Kecamatan Sukorambi, rusak diterjang longsoran tanah. (yud/bil/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




