Wakil Bupati Ngawi, Dwi Riyanto Jatmiko bersama Kadisperindagker saat melihat stand pasar murah Ramadhan, di Alun-alun Merdeka, Rabu (12/4/2023).
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagker) Kabupaten Ngawi menggelar pasar murah Ramadhan. Agenda tersebut, digelar di Alun-alun Merdeka, Rabu (12/4/2023) sejak pukul 7.00 WIB.
Hal ini, guna memantau harga kebutuhan pokok dan menekan laju inflasi di Kabupaten Ngawi.
BACA JUGA:
- Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Galian C Ngawi
- Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam Petelur, Minta Perbaiki Pengelolaan Limbah
- Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ngawi, Warga Panik Selamatkan Diri
- Gandeng Kejari, Pemkab Ngawi Perkuat Payung Hukum Program Strategis Daerah
Dengan menyediakan 30 stand yang diikuti dari UMKM dan Kelompok Tani Mandiri ini, selama dibuka selama kurang lebih tiga jam, barang tersebut ludes terjual.
Pasar murah Ramadhan ini, dibuka oleh Wakil Bupati Ngawi, Dwi Riyanto Jatmiko bersama Kadisperindagker, Kusumawati Nilam Sulandrianingrum.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan, pasar murah ini digelar untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang lebaran.
"Tujuan pasar murah Ramadhan ini untuk memantau kebutuhan pokok masyarakat dan upaya dari Pemkab dalam pengendalian inflasi daerah," jelas Wakil Bupati.
Usai dibuka, dagangan penjual dari peserta yang diikuti UMKM dan Kelompok Tani Mandiri ini, langsung diserbu warga.
Tampak para ibu-ibu, saling antri dan berebut membeli telur, minyak goreng, daging ikan, bahkan cabai dan bawang merah. Selain itu, juga tersedia kue kering.
Bahkan, pada stand yang berada di Pasar murah Ramadhan ini, terdapat pelayanan dari Disdukcapil, Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu, dan Bank Syariah.
Sementara itu, Kusumawati Nilam mengatakan, pihaknya menyediakan 30 stand untuk peserta.
"Kita menyediakan tiga puluh stand untuk peserta pelaku UMKM dan kelompok Tani Mandiri. Disini juga ada stand dari pelayanan masyarakat," terang Kusumawati Nilam.
Warga yang mengikuti pasar murah itu, sangat antusias hingga barang dagangan tidak sampai siang habis terjual.
Hal ini, berkaitan dengan harga yang disediakan relatif murah, dibandingkan dengan harga yang ada dipasaran. (nal/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




