Abdullah Hamdi.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Komisi III DPRD Gresik menyikapi potensi defisit anggaran pendapatan pada APBD tahun 2023 yang diestimasi tembus hingga Rp799 miliar.
Anggaran belanja APBD Gresik 2023 sendiri diproyeksikan tembus Rp4,1 triliun. Sementara anggaran pendapatan diproyeksikan Rp3,9 triliun.
BACA JUGA:
- Golkar Tunjuk Wongso Negoro Jadi Wakil Ketua DPRD Gresik PAW, Targetkan 11 Kursi pada 2029
- Bupati Gresik Paparkan Silpa Rp452 Miliar di APBD 2025
- Bupati Gresik dan Dewan Komitmen Tuntaskan Perbaikan Jalan Poros Desa
- Usai Viral Ketua DPRD Gresik Ajak Pendemo Berkelahi, Kini Muncul Tagar PrayForSyahrul di Medsos
"Tentu kami lakukan langkah proteksi. Antisipasi fiskal pendapatan pada APBD 2023 yang diestimasikan mengalami defisit hingga Rp799 miliar," ucap Anggota Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Minggu (2/7/2023).
Menurut ia, antisipasi itu dilakukan dengan memelototi kegiatan fisik di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi mitra. Antara lain, dinas pekerjaan umum dan tata ruang (DPUTR).
Sebab, dikhawatirkan ada sejumlah proyek yang telah diprogramkan gagal terlaksana karena terbentur anggaran. Atau, proyek sudah dikerjakan namun tak terbayar tepat waktu karena tak ada anggaran.
Untuk itu, komisi III akan melakukan hearing (dengar pendapat) dengan DPUTR untuk mempertanyakan progres sejumlah proyek yang telah diprogramkan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




