Pengerjaan MCK di Wisata Balanan, Sampang. Foto: MUTAMMIM/BANGSAONLINE
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Program pembangunan mandi cuci kakus (MCK) di Wisata Balanan, Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang, patut dicurigai. Pasalnya, bangunan yang dianggarkan dari dana desa hingga kini belum selesai.
Data yang diperoleh BANGSAONLINE.com saat di lokasi, pembangunan MCK tahun anggaran 2022 itu diduga dikerjakan tahun 2023. Angggaran yang terpasang di prasasti senilai Rp82.899.000,00.
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Usut punya usut, pemerintah desa setempat diduga memanipulasi laporan pertanggungjawaban APBDes. Sebab, progres pengerjaan dilaporkan terlebih dahulu sebelum proses pengerjaan selesai.
"MCK ini seharusnya dikerjakan pada tahun 2022 lalu, hanya saja oleh Pemdes dikerjakan tahun 2023 sekitar dua bulan lalu," kata warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Senin (7/8/2023).
Ia mengatakan, pembangunan MCK di wisata balanan terkesan dipaksakan oleh Pemdes Bira Timur setelah ada temuan oleh Inspektorat Sampang. Menurut dia, bangunan itu ditemukan nol persen kemudian dikerjakan pada tahun 2023.
"Saya sudah lupa kapan kepastiannya Inspektorat itu monitoring ke bawah. Seingat saya setelah ada temuan lalu MCK dikerjakan," ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kabid Ekonomi DPMD Sampang, Muhibbur Rido, membenarkan proses pengejaran tersebut belum selesai. Dirinya berjanji akan turun langsung ke lokasi jika nanti pengerjaan proyek MCK tersebut selesai seratus persen.






