Gus Fawait: Kolaborasi Jokowi-Prabowo Wujud Patriotisme Sejati Masa Kini

Gus Fawait: Kolaborasi Jokowi-Prabowo Wujud Patriotisme Sejati Masa Kini Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawait. Foto: Ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pilpres 2019 dinilai sebagai kompetisi politik yang sangat keras. Saat itu rakyat seperti terbelah antara pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Subianto. Bahkan ada istilah Cebong dan Kampret untuk mengidentifikasi masing-masing pendukung capres.

Namun, pasca pilpres ternyata Jokowi dan bisa berkolaborasi dalam satu pemerintahan, dengan kesediaan menjadi pembantu presiden di kabinet sebagai Menteri Pertahanan. Langkah negarawan mendukung pemerintahan itu pun diikuti para pendukungnya.

Baca Juga: Dua Anggota DPRD Jatim Disiram Air oleh Pendemo saat Temui Massa Aksi ‘Indonesia Gelap’

"Kolaborasi Jokowi- wujud patriotisme sejati masa kini. Dengan kolaborasi itu Indonesia bisa lebih cepat keluar dari krisis karena pandemi covid, ekonomi pun terus tumbuh," kata Gus Muhammad Fawait, Ketua Fraksi , Selasa (8/8/2023).

mengungkapkan kolaborasi Jokowi - mengguncang dunia. Sebab di negara maju yang ditahbiskan kiblatnya demokrasi, tapi persaingan antar capres terus berlanjut. Bagaimana Joe Biden masih berseteru dengan Donald Trump.

Kolaborasi Presiden Jokowi - Menhan pun tampaknya akan berlanjut di pesta demokrasi 2024. Hal itu terlihat dari restu Jokowi yang mengarah ke Ketua Umum Partai , Subianto.

Baca Juga: Resmi Dilantik Pimpin Jatim, Khofifah-Emil Siap Sinergikan Nawa Bhakti Satya dengan Asta Cita

"Tanda-tanda restu Jokowi yang mengarah ke Pak adalah gelombang besar yang alami demi kepentingan bangsa dan negara," ujar Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jatim tersebut.

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengatakan kolaborasi Jokowi dan ditangkap oleh para pendukung masing-masing. Tak heran kalau akhirnya banyak pendukung Jokowi yang menyatakan dukungan ke pada Pilpres 2024.

mengakui kemesraan antara Jokowi - yang menurun ke masing-masing pendukung tidak disukai oleh sejumlah pihak. Menurutnya, ketidak sukaan sejumlah pihak terhadap kemesraan Jokowi - adalah hal yang wajar.

Baca Juga: Yes-Dirham Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Lamongan Periode 2025-2030

"Namun para pendukung Pak Jokowi adalah kelompok yang cerdas, intelektual dan menggunakan logika. Karena itu mereka tidak hanya melihat dengan mata tapi juga dengan hati. Mereka melihat Pak yang mampu meneruskan estafet kepemimpinan Presiden Jokowi," pungkasnya. (mdr/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Presiden Jokowi Unboxing Sirkuit Mandalika, Ini Motor yang Dipakai':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO