Salah satu instruktur Millenial Job Center kelas videografi, Rizal Afriansyah, saat memberi pemaparan.
Sementara itu Kepala UPT PTKK Dindik Jatim, Wahyu Suryo Herminoko, menyatakan kegiatan rutin tahunan ini gratis, dan pesertanya dipilih oleh setiap sekolah.
"Jadi ada peserta yang misalnya masuk pelatihan ini tidak bisa menjahit, tapi setelah ikut selama 12 hari mereka jadi bisa. Nantinya kami juga kerjasama dengan perusahaan untuk permagangan," ujarnya.
Salah satu peserta dari SMKN 3 Malang Cindyta Afifah Zahra mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan tata kecantikan pada kegiatan ini. Menurutnya banyak pelatihan baru yang tidak diperolehnya dari sekolah.
"Kesulitan gak ada sih, karena memang mungkin minat saya pada bidang kecantikan," katanya.
Sementara itu salah satu instruktur MJC kelas videografi Rizal Afriansyah mengatakan dirinya mengajarkan dasar-dasar videografi mulai dari camera movement, framing, story board hingga membuat naskah. Menurutnya kelas videografi ini arahnya kepada Content Creator.
"Saat ini kebutuhan konten banyak sekali. Entah nantinya sebagai content creator di perusahaan atau sebagai enterpreneur. Kendala saat memberikan pelatihan ini adalah ada peserta yang belum pernah mengoperasikan kamera. Alhamdulillah selama mengikuti pelatihan peserta ini akhirnya bisa," paparnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




