Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat membuka Optimalisasi Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru.
Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pamekasan terus mengalami peningkatan. Peningkatan itu didukung melalui berbagai sektor bidang ekonomi untuk kepentingan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.
Ini berdasarkan rilis terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka pertumbuhan ekonomi di Pamekasan semakin bagus. Bahkan, mengalami peningkatan mencapai 4,6 persen.
“Artinya, daya beli dari masyarakat cukup bagus di Kabupaten Pamekasan. Jadi, upaya untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat dapat kami lakukan melalui seluruh sektor ekonomi secara umum,” tegasnya.
Peningkatan itu juga disokong adanya program pendidikan beasiswa, pinjaman nol persen dan Sepuluh Ribu Pengusaha Baru (Sapu Tangan Biru) atau Wirausaha Baru (WUB) yang tetap efektif terealisasikan di Kabupaten Pamekasan.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi didukung program pelayanan kesehatan, perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mendapatkan fasilitas kemitraan dengan Kementerian Koperasi RI.
“Termasuk usaha rokok, dan UMKM menjadi bagian dari faktor pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pamekasan. Hal ini, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perputaran ekonomi daerah,” ungkapnya.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi sebagai bukti aksi nyata dari pemerintah daerah yang progresif. Upaya itu, kata dia, selalu dilakukan tiada henti untuk melanjutkan pembangunan dengan semangat estafet melalui program prioritas dan sinergi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Angka partisipasi dan inovasi telah membuktikan pemerintah daerah bekerja maksimal. Serta ada beberapa catatan yang perlu keberlanjutan perbaikan dari OPD,” pungkasnya. (adv/dim/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




