Belanja negara ini penting, karena merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Hingga saat ini penyerapan belanja sekitar 60,27 persen atau sekitar 1,66 triliun. Dan ini dinilai kurang bagus penyerapannya," imbuhnya lagi.
Perempuan yang pernah bertugas di KPPN Kalimantan itu menambahkan, perkembangan Belanja Pemerintah Pusat (BPP) di wilayah Kabupaten Tuban per 31 Agustus 2023 tumbuh sebesar 20,77 persen. Realisasi BPP sebesar Rp223,63 miliar, atau sebesar 65,94 persen dari alokasi pagu sebesar Rp338,74 miliar.
Secara alokasi terdapat peningkatan dibandingkan tahun lalu sebesar 10,47 persen. Berdasarkan jenis belanja, persentase realisasi terendah terdapat pada belanja modal dengan realisasi sebesar 45,37 persen atau Rp2,25 miliar dari pagu 4,96 miliar.










