Khitanan massal yang digelar DPRD Kabupaten Pasuruan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar khitanan massal pada Senin (4/12/2023). Selain 100 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan, agenda tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah setempat.
"Khitanan massal ini untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan yang kurang mampu, serta merupakan bentuk kedekatan DPRD dengan masyarakat. Target anak-anak yang dikhitan berusia 6-12 tahun," kata Sekwan DPRD Kabupaten Pasuruan, Moh. Ridwan.
BACA JUGA:
- Unuba Pasuruan Buka 100 Kuota Kuliah Gratis bagi Mahasiswa Baru
- Kader PDIP di Kabupaten Pasuruan ini Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen ke Polisi
- Bus Trans Jatim Masuk Pasuruan pada 2027, Pemkab Tunggu Petunjuk Teknis
- Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah, Anggota DPRD Jatim Aida: Pondasi Generasi Muda Berdaya Saing
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan atau yang akrab disapa Mas Dion, mengatakan bahwa kegiatan ini untuk meringankan kebutuhan masyarakat serta untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah di Kabupaten Pasuruan. Ia pun berharap kerja sama yang sinergis antara pemerintah dan masyarakat tercipta.
Menurut dia, khitanan massal merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada warga yang membutuhkan. Dalam hal ini, fungsi khitan dari sisi agama adalah untuk mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah.
“Semoga setelah dikhitan nanti, anak-anak semakin sehat dan saleh. Khitan itu penting bagi kesehatan karena membuang bagian tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, dan bakteri yang dapat membahayakan kesehatan,” paparnya.
Sebelum mendengarkan tausiyah dari Ning Qurrota A'yunin, secara simbolis Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan dan sejumlah anggota dewan memberikan cendera mata kepada perwakilan peserta khitan.
Rifki (4), putra dari Ida Mujiati, warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, sangat menikmati khitan massal. Ia tak mengeluh walau di usianya masih belia harus mengikuti acara itu.
"Alhamdulillah mas, saya sangat bersyukur bisa mengkhitankan anak saya dengan gratis," ucapnya. (afa/par/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




