Pascakejadian, ia mengaku sedikit syok dan bagian dada rasanya sesak serta luka lebam di punggung.
"Sampai sekarang masih terasa sakit, anak saya yang juga terjatuh dari motor, tangan dan kakinya baret," tuturnya.
Kencangnya laju penjambret membuat pengguna jalan lain menyerah. Muniati menilai, pejambret lebih lincah dan berhasil melarikan diri.
"Saya sempat ditolong petugas command center 112 dan aparat. Pulang ke rumah, lantas di bantu urus membuat laporan di kepolisian," ucapnya singkat.










