Simak Efek Selalu Tidur dengan Kipas Angin. Foto: Ist
Dilansir dari Sleepfoundation, kipas angin dapat menyebarkan debu dan alergen yang berada di sekitar ruangan. Bagi penderita alergi, alergen tersebut dapat memengaruhi kualitas tidur.
Alergen terhadap debu, bulu binatang, serbuk sari dapat menyebabkan gejala yang tidak nyaman seperti gatal, pilek, hidung tersumbat dan batuk.
4. Memicu sesak napas
Penggunaan kipas angin yang berlebihan dapat menyebabkan sesak napas atau gangguan pernapasan.
Hal itu dikarenakan paparan sirkulasi udara dari kipas angin yang berlebih dapat mengeringkan mulut, tenggorokan dan hidung.
Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat menyebabkan produksi lendir yang berlebihan sehingga menyebabkan sakit kepala, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau bahkan mendengkur.
5. Mata dan kulit kering
Jika tidur di dekat kipas angin, udara dari kipas angin dapat membuat mata kering.
Sebab, mata kemungkinan akan terbuka sedikit saat tidur. Kemudian, aliran udara dapat mengeringkannya dan menyebabkan seseorang terbangun dengan mata kering.
Selain itu, terpaan udara yang terus menerus dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi. Maka dari itu gunakanlah pelembab sebelum tidur sebagai bagian dari rutinitas merawat kulit di malam hari.
(ans)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




