"Dengan adanya kesemek tanpa bedak putih dari Kota Batu, sekarang masyarakat semakin tertarik untuk mencicipi buah ini karena rasanya yang berbeda dengan kesemek biasa," ujar Maman panggilan akrab Suparman.
Selain itu, Kesemek asal Kota Batu ini, menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang ingin merasakan sensasi baru dalam menikmati kesemek yang unik dan langka.
Keberhasilan Supartan dalam menciptakan kesemek glowing juga memberi memotivasi para petani lain di daerah tersebut, untuk itu, dia terus berinovasi dan mengembangan produk pertanian yang berkualitas dan diminati di pasaran.
"Sekarang permintaan pasar begitu tinggi sementara produksi buah kesemek di Bumiaji jumlahnya sangat terbatas. oleh karena itu kami mengajak teman-teman petani untuk kembali menanam kesemek peninggalan belanda, karena kedepannya sangat menjanjikan" ujarnya










