Peningkatan kualitas pendidikan agama dan nilai nilai religius masyarakat dimulai dengan meningkatkan kapasitas guru agama melalui pengembangan pelatihan yang profesional serta meningkatkan kesejahteraan insentif guru ngaji dan madrasah.
Tak hanya itu, memaksimalkan potensi pesantren dan madrasah diniah dengan penerapan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun masyarakat yang berakhlak mulia dan toleran.
Kemudian usaha lainnya yakni peningkatan kualitas sekolah berbasis agama (RA/MI/MTS/MA/Pesantren) dengan memberikan beasiswa bagi santri yang berprestasi dan kurang mampu.
Sehingga harapannya dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang dimulai dari pembangunan sumber daya manusia.










