Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro saat turun langsung ke lapangan
KOTA MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com - Pj Wali Kota Mojokerto Muhammad Ali Kuncoro intensif turun lapangan untuk memantau langsung pelaksanaan pengerjakan fisik diseluruh Kota Mojokerto guna memastikan program prioritas Pemkot Mojokerto terealisasi dengan baik.
Hal tersebut merupakan bagian dari program Neo Bhaksos MAK (Mas Pj Atensi Kemajuan). Yaitu sebuah program untuk memastikan perkembangan dan kebermanfaatan proyek pembangunan baik Fisik ataupun Non Fisik di Kota Mojokerto.
BACA JUGA:
- Jaga Kamtibmas, Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Tawuran dan Perang Sarung
- Wali Kota Mojokerto Beri Penghargaan Dinas Pendidikan OPD Terbaik Usai Pimpin Upacara Hari Pahlawan
- Wali Kota Mojokerto Dorong Posyandu Jadi Penggerak Sosial dan Ekonomi Keluarga
- Wali Kota Mojokerto Dorong Optimalisasi KKMP Semakin Mandiri dan Berkembang
Pj Ali didampingi sekdakot, asisten dan OPD lainnya aktif mendatangi sejumlah kegiatan fisik disejumlah titik. Selain itu, Ali Kuncoro juga melakukan dialog kepada warga untuk menerima keluhan maupun aspirasi warga, kemudian ditindaklanjuti langsung oleh OPD terkait.
"Memasuki akhir bulan September menuju akhir Desember 2024 ini, tentu kita berharap, semuanya bisa berjalan on schedule baik pelaksanaan proyek strategis maupun lainnya. Kita berharap dan berdoa supaya Pilkada bisa berlangsung dengan baik, jujur, adil, dan berintegritas. Sehingga, akan melahirkan pimpinan yang berkualitas," kata pria yang dipanggil Mas Pj itu, Jumat (27/9/2024)
"Sedangkan, hari ini kita pantau sejumlah kegiatan, seperti meninjau proyek saluran air gorong gorong, rumah pompa air dan tanggul. Kita harus waspada, karena musim penghujan sudah mulai tiba, Kita perlu mengecek kesiapan terkait infrastruktur. Tadi, kita juga mengecek masalah aset yang ada di Kranggan, Pemerintah Kota segera mengambil langkah secepat untuk bisa menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul. Di satu sisi ada pihak ketiga yang mengklaim bahwa mereka memiliki surat putusan pengadilan.Kalau akhirnya, nanti Pemkot yang memiliki SK kepemilikan, nanti akan dipergunakan pembangunannya untuk pembangunan kantor Koramil dan Polsek," sambungnya.
Terbaru, Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) memberikan apresiasi berupa insentive dana fiskal sebesar Rp18,7 miliar kepada Pemkot Mojokerto atas keberhasilan dalam mewujudkan Kesejahteraan diseluruh Kota Mojokerto.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




