Batik khas madura bertema kerajaan yang dipamerkan Fiky Aisha Fashion Design
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Desainer asal Bangkalan memamerkan karya busana batik khas madura bertema kerajaan sebagai langkah untuk tampil di Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025.
Design batik yang terinspirasi dari kekayaan dan keindahan alam Madura tersebut, bertema 'Rato Ebhu', salah satu tokoh kerajaan Madura Barat bernama Syarifah Ambami yang dikenal sebagai perempuan taat dan melahirkan raja-raja di Madura.
BACA JUGA:
- Kemenhaj Bangkalan: Pelaksanaan Haji 2026 Sukses, Jemaah Pulang dengan Selamat
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
"Jadi kami mengambil tema Rato Ebhu, konon kisah beliau Syarifah Ambami nama aslinya merupakan perempuan taat pada suami dan melahirkan raja-raja," ujar Owner Fiky Aisha Fashion Design, Fiky Aisha, Jum'at (4/10/2024).
Menurutnya, batik Madura dengan sentuhan modern menghasilkan karya yang unik dan elegan.
Batik Bangkalan Madura dengan ciri khas warna yang mencolok, memiliki daya tarik tersendiri bagi kolektor dan pecinta batik.
"Kami ingin memperkenalkan batik Madura pada masyarakat luas, terutama kancah Nasional. Kami yakin batik madura memiliki potensi bersaing dan diminati masyarakat," katanya.
Tidak hanya itu lanjut Neng Fiky, fashion show yang digelarnya bertujuan untuk meningkatkan minat dan kecintaan pada seni dan budaya di Madura.
"Acara ini juga menjadi ajang untuk membangun jaringan dan kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti desainer lain, pelaku industri kreatif, media, dan pemerintah," pungkasnya. (fat/uzi/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




