Ringkasan Berita
- Bupati Bangkalan Lukman Hakim secara resmi melepas kontingen 32 pelajar terpilih dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Jambore Nasional XII.
- Kontingen dibekali pelatihan selama tiga bulan dan melalui proses seleksi, terdiri dari 32 peserta, 2 pendamping, dan 2 pemimpin.
- Lukman Hakim mengapresiasi kerja keras semua pihak yang memungkinkan pengiriman kontingen meski ada berbagai keterbatasan.
- Bupati menekankan pentingnya menjaga nama baik sekolah dan kabupaten dengan menunjukkan sikap santun, tanggung jawab, dan persatuan.
- Jambore Nasional dipandang sebagai kesempatan bagi pelajar untuk memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang dapat diterapkan di lingkungan mereka.
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Bupati Bangkalan Lukman Hakim secara resmi melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Bangkalan yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (14/8/2026).
Lukman mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat hingga Kabupaten Bangkalan dapat mengirimkan kontingen meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih karena Bangkalan tahun ini bisa mengirimkan kontingen di acara Jambore Nasional ke-12 meskipun masih banyak keterbatasan," ucap Lukman.
Menurutnya, Jambore Nasional menjadi kesempatan besar bagi para pelajar untuk memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang nantinya dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.
"Jagalah nama baik sekolah dan Kabupaten Bangkalan, tunjukkan sikap santun, tanggung jawab, dan persatuan sehingga dapat membawa pulang prestasi yang dapat ditularkan saat kembali," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bangkalan Mohamad Yacob menyampaikan bahwa kontingen Bangkalan terdiri atas 32 pelajar terbaik yang terpilih sebagai perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bangkalan.
"Ada 32 orang dengan 2 pendamping dan 2 pemimpin kontingen, dan semua peserta melalui seleksi dari awal pengiriman wakil dari setiap kecamatan sekaligus sudah dibekali dengan 3 bulan pelatihan," ungkapnya. (mzr/uzi/van)










