Owner Perusahaan Bawang Mas, Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her, saat bersama Aliansi Jurnalis Madura. Foto: AHMAD FAUZI/BANGSAONLINE
"Saya tidak tahu ada apa saja usaha saya, tidak tahu ada berapa uang saya. Dalam menjalankan usaha selalu berpikir bagaimana dapat berbagi, karena untuk saya sudah cukup," akunya.
Sementara itu, Haji Rawi sebagai pengusaha besi tua yang datang langsung dari Jakarta berharap agar kolaborasi antara media dengan pengusaha berjalan demi pembangunan di Madura.
"Media menjadi garda terdepan bagi para pelaku usaha. Karena tanpa media, usaha tidak mudah dikenal dan sulit dipromosikan," ujarnya.
Ia beranggapan, Madura butuh sentuhan investor kelas kakap agar masyarakat makmur dan sejahtera.
"Tanpa investor sulit Madura untuk berkembang, maka kehadiran AJM dapat mengawali kemakmuran, tentunya bersama semua masyarakat, jangan sampai media menjadi bagian yang menghambat masuknya para investor di Madura," paparnya.
Selain itu, AJM diyakini mampu menjalankan komitmen bersama.
"Karena media Madura ulet-ulet, seperti masyarakat yang ada di tanah rantau, semua orang Madura terkenal dengan ulet, tekun, disiplin, jujur dan bekerja keras, dan itu harus ada pada diri jurnalis Madura, sehingga dari niat baik AJM, Madura ke depan menjadi masyarakatnya yang sejahtera dan makmur," urai Haji Rawi.
Sedangkan Ketua AJM, Khairul Umam atau yang akrab disapa Irul, ingin para pengusaha komitmen mewujudkan kolaborasi dengan awak media. (uzi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




