Warga saat mengevakuasi jasad seorang santri yang hanyut akibat banjir di Kecamatan Blega, Bangkalan.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Jasad Sohibul Qirom (16), santri dari Desa Durin Timur, Kecamatan Konang, Bangkalan, akhirnya ditemukan. Ia diketahui terseret derasnya arus Sungai Blega saat banjir beberapa waktu lalu.
"Korban sudah ditemukan di aliran Sungai Pangarengan, Desa Blega, sekitar 950 meter dari titik awal korban dilaporkan hanyut," kata Kapolsek Blega, AKP Muhammad Samsuri, Rabu (22/1/2025).
BACA JUGA:
- Kemenhaj Bangkalan: Pelaksanaan Haji 2026 Sukses, Jemaah Pulang dengan Selamat
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
Disebutkan olehnya, pencarian korban dilakukan sejak 21 Januari 2025 dengan mengerahkan petugas gabungan dari TNI-Polri, BPBD, bersama warga.
"Korban ditemukan nyangkut di tikungan sungai pada pukul 13.05 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia tertutup tumpukan sampah," ucapnya.
Kapolsek menyatakan, pihak keluarga menolak autopsi pada jasad korban, sehingga langsung dievakuasi ke pondok pesantren (ponpes) untuk dimandikan dan disholatkan.
"Korban sempat dibawa ke puskesmas, namun keluarga menolak untuk autopsi. Jenazah korban akan dibawa pulang ke rumah duka untuk disemayamkan," pungkasnya. (fat/uzi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




