Gapura Synchro ITS. Foto: Ist.
“Terdapat pula inovasi terkait optimasi sistem informasi untuk pengembangan rantai pasok yang efisien, transparan, dan responsif terhadap perubahan pasar,” tutur Bambang.
Rektor ke-13 ITS itu melanjutkan, kolaborasi yang apik antar sivitas akademika Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD) ITS juga tidak dapat dipisahkan dari prestasi di bidang Product and Industrial Design. Karya yang diciptakan, yaitu berupa sebuah desain yang inovatif, ergonomis, dan berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi serta berbahan dasar daur ulang atau pengembangan material baru.
Selain kontribusi dari FDKBD, fakultas lainnya pun turut andil untuk menciptakan inovasi yang membawa ITS meraih keempat prestasi tersebut. Bambang menyebutkan, pada bidang Marine Engineering, Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) lah yang berperan cukup besar. Selain itu, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS), Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD), serta Sekolah Interdisiplin dan Manajemen Teknologi (SIMT) yang berperan penting dalam bidang Operations Research dan Supply Chain Management.
Melalui capaian yang sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) 9 yaitu industri, inovasi, dan infrastruktur, ITS akan berupaya mempertahankan prestasinya tersebut. Ke depan, Bambang akan berfokus pada pengembangan SDM melalui pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi. Sejalan dengan hal tersebut, akan dilakukan pula penguatan kerja sama dengan industri, pemerintah, dan perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri guna meningkatkan kualitas riset dan publikasi.
Di akhir, melalui perencanaan yang sistematis dan berkelanjutan, Bambang yakin bahwa hal tersebut mampu mendorong ITS untuk berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih maju, efisien, dan berkelanjutan.
“ITS pun akan terus berkomitmen untuk mempertahankan prestasi ini, menghasilkan lulusan yang kompetitif, dan menciptakan solusi teknologi yang berdampak bagi masyarakat dan industri,” tegas Bambang optimistis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




