Foto: Freepik
Terkadang, khawatir akan rasa lapar saat puasa membuat kita untuk menambah porsi makan sahur dengan menambah nasi.
Namun, siapa sangka jika mengonsumsi nasi dalam jumlah besar justru bisa mempercepat rasa lapar. Nasi putih memiliki indeks glikemik tinggi, yang berarti energi yang dihasilkan akan cepat habis.
Terdapat pilihan alternatif yang memiliki karbohidrat kompleks adalah nasi merah, kentang dan oatmeal.
5. Fast Food
Pada dasarnya, makanan instan seperti burger, pizza, dan sejenisnya, memiliki kandungan garam yang tinggi, lemak jenuh, dan pengawet yang dapat mengganggu metabolisme tubuh.
Selain itu tidak memberikan rasa kenyang yang tahan lama dan dapat menyebabkan dehidrasi selama puasa.
Tips Sahur Agar Tidak Cepat Lapar
Langkah untuk mengantisipasi rasa cepat lapar dan energi yang cepat hilang selama puasa adalah memilih menu sahur yang tepat.
Contohnya adalah makanan yang memiliki kombinasi seimbang antara karbohidrat kompleks, protein, dan serat, dan cukupnya cairan untuk tubuh.
Karbohidrat kompleks: Nasi merah, oatmeal, roti gandum, atau ubi.
Protein tinggi: Telur, ikan, ayam tanpa kulit, atau olahan kedelai seperti tahu dan tempe.
Serat tinggi: Sayur-sayuran hijau, buah-buahan, serta kacang-kacangan.
Cukup cairan: Dehidrasi selama puasa dapat dicegah dengan minum air mineral yang cukup.
Dengan pilihan menu sahur yang tepat dapat membuat puasa lebih nyaman dijalani tanpa rasa lapar berlebih dan tetap bertenaga. (mg3)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




